KESEHATAN MENTAL
Konsep sehat
Dalam kehidupan manusia mempunyai sebuah kesehatan dimana seseorang merasa baik dengan fisik dan mentalnya lebih tepatnya Sehat yaitu suatu kondisi yang bebas dari berbagai jenis penyakit baik secara fisik, mental, maupun social. Konsep Sehat adalah keadaan normal yang sesuai dengan standar yang diterima berdasarkan kriteria tertentu, sesuai jenis kelamin dan komunitas masyarakat sekitarnya. Dari konsep sehat tersebut , konsep sehat terdiri dalam 5 dimensi yaitu :
Dimensi Emosi : yaitu dimensi dimana manusia dalam keadaan sehat dan dalam keadaan mampu mengatur emosi nya sendiri. Manusia dapat memperlihatkan emosinya seperti marah , senang , gelisah, ataupun sedih. Seseorang yang mengekspresikan kesedihannya biasanya raut wajah nya terlihat sekali dikarenakan emosi yang timbul dalam diri manusia itu sendiri adalah perasaan atau cermin dari sesuatu yang dirasakannnya.
Dimensi Intelektual: Dalam keadaan sehat yakni dalam keadaan mampu menerima, menyerap segala macam pembelajaran atau pendidikan yang ada baik secara langsung maupun tidak langsung. Seseorang yang mempunyai intelektual tinggi dapat mengingat dengan baik informasi yang ada disekelilingnya.
Dimensi Sosial : Adanya tindak kedekatan dengan orang – orang disekelilingnya dengan cara beradaptasi dan menjalin komunikasi dan hubungan yang baik dengan sesama ataupun dengan lingkungan sekitarnya.
Dimensi Fisik dan Mental : Keadaan fisik dan mental adalah keadaan yang dapat di rasakan oleh seseorang dalam sadar ataupun tidak sadar yang menyangkut fisik dan mental seseorang tersebut. Ada kalanya seseorang harus sadar tentang kesehatan dirinya sendiri untuk menjaga dirinya dari penyakit yang dapat menyerang fisik ataupun yang timbul dari gangguan mental.
Dimensi Spiritual : Manusia dalam menjalani hidupnya pun harus terarah dengan konsep agama yang ada dalam dirinya dan manusia dituntun untuk memenuhi ajaran agama agar menuntun rohaninya untuk melakukan hal baik dan sehat.
Sejarah Perkembangan Kesehatan Mental
Pada awalnya kesehatan mental mulai menjadi perhatian banyak orang sejak Perang Dunia ke II. Sejak awal Perang Dunia ke II kesehatan mental bukan lagi suatu istilah yang asing bagi orang - orang namun menjadi sesuatu yang perlu di perhatikan. Dalam bidang kesehatan mental dapat memahami bahwa gangguan mental itu telah terjadi sejak awal peradaban manusia dan sekaligus telah ada upaya - upaya mengatasinya sejalan dengan peradaban. Seperti juga psikologi yang mempelajari hidup kejiwaan manusia, dan memiliki usia sejak adanya manusia di dunia, maka masalah kesehatan jiwa itupun telah ada sejak beribu - ribu tahun yang lalu dalam bentuk pengetahuan yang sederhana. Beratus - ratus tahun yang lalu orang menduga bahwa penyebab penyakit mental adalah setan, roh - roh jahat dan dosa - dosa. Oleh karena itu para penderita penyakit mental dimasukkan dalam penjara - penjara di bawah tanah atau dihukum dan diikat erat - erat dengan rantai besi yang berat dan kuat. Namun, lambat laun ada usaha - usaha kemanusiaan yang mengadakan perbaikan dalam menanggulangi orang - orang yang terganggu mentalnya ini. Philippe Pinel di Perancis dan William Tuke dari Inggris adalah salah satu contoh orang yang berjasa dalam mengatasi dan menanggulangi orang - orang yang terkena penyakit mental. Masa - masa Pinel dan Tuke ini selanjutnya dikenal dengan masa pra-lmiah karena hanya usaha dan praksis yang mereka lakukan tanpa adanya teori - teori yang dikemukakan.
Sejarah ilmu kesehatan mental dimulai sewaktu Clifford Beers, bekas pasien mental di amerika menulis buku berjudul "A Mind That Found It Self". Dalam buku diceritakan pengalaman pahitnya sebagai pasien jiwa yang pernah dirawat beberapa RSJ.
Bapak Psikiater Amerika Adolf Meyer tergerak hatinya setelah membaca buku ini dan mengajak Beer bersama-sama mendirikan perhimpunan kesehatan mental bernama Hygiene Society di kota kelahiran Beer yaitu Connecticut. Tujuan dari usaha ini adalah untuk memperjuangkan perbaikan perlakuan pasien-pasien mental di RSJ yang ada pada zaman itu diperlakukan dengan buruk dan kurang manusiawi.
Gerakan ini mendapat simpati dari masyarakat sehingga muncul perhimpunan-perhimpunan lain di Amerika. Kemudian perhimpunan-perhimpunan tersebut bersama-sama membentuk The National Association for Mental Health.
Kongres kesehatan jiwa internasional yang pertama dilaksanakan di Washington DC pada tahun 1930 dan yang kedua dilaksanakan di Paris pada tahun 1937. Pada tahun ketiga tahun 1948 dibentuk The World Federation for Mental Health. Pada kongres ini, istilah mental hygiene diubah menjadi mental health.
. Kesehatan mental mulai menjadi perhatian banyak orang sejak Perang Dunia ke II. Sejak awal Perang Dunia ke II kesehatan mental bukan lagi suatu istilah yang asing bagi orang - orang namun menjadi sesuatu yang perlu di perhatikan. Dalam bidang kesehatan mental dapat memahami bahwa gangguan mental itu telah terjadi sejak awal peradaban manusia dan sekaligus telah ada upaya - upaya mengatasinya sejalan dengan peradaban. Seperti juga psikologi yang mempelajari hidup kejiwaan manusia, dan memiliki usia sejak adanya manusia di dunia, maka masalah kesehatan jiwa itupun telah ada sejak beribu - ribu tahun yang lalu dalam bentuk pengetahuan yang sederhana.
Pendekatan Kesehatan Mental
Dalam pendekatan kesehatan mental pada manusia ada 3 orientasi yang perlu diketahui yaitu :
• Orientasi Klasik
Orientasi klasik yang umumnya digunakan dalam kedokteran termasuk psikiatri mengartikan sehat sebagai kondisi tanpa keluhan, baik fisik maupun mental. Orang yang sehat adalah orang yang tidak mempunyai keluhan tentang keadaan fisik dan mentalnya. Sehat fisik artinya tidak ada keluhan fisik. Sedang sehat mental artinya tidak ada keluhan mental. Dalam ranah psikologi, pengertian sehat seperti ini banyak menimbulkan masalah ketika kita berurusan dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa yang gejalanya adalah kehilangan kontak dengan realitas.
• Orientasi Penyesuaian Diri
Dengan menggunakan orientasi penyesuaian diri, pengertian sehat mental tidak dapat dilepaskan dari konteks lingkungan tempat individu hidup. Oleh karena kaitannya dengan standar norma lingkungan terutama norma sosial dan budaya, kita tidak dapat menentukan sehat atau tidaknya mental seseorang dari kondisi kejiwaannya semata. Ukuran sehat mental didasarkan juga pada hubungan antara individu dengan lingkungannya. Seseorang yang dalam masyarakat tertentu digolongkan tidak sehat atau sakit mental bisa jadi dianggap sangat sehat mental. Dengan kata lain kita hanya bicara soal ‘kesehatan mental’ jika kita berangkat dari pandangan bahwa pada umumnya manusia adalah makhluk sehat mental, atau ‘ketidak-sehatan mental’ jika kita memandang pada umumnya manusia adalah makhluk tidak sehat mental. Berdasarkan orientasi penyesuaian diri, kesehatan mental perlu dipahami sebagai kondisi kepribadian seseorang secara keseluruhan. Penentuan derajat kesehatan mental seseorang bukan hanya berdasarkan jiwanya tetapi juga berkaitan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan seseorang dalam lingkungannya.
• Orientasi Pengembangan Potensi
Seseorang pasti bias mengembangkan potensi dirinya sendiri . dikatakan mencapai taraf kesehatan jiwa, bila ia mendapat kesempatan untuk mengembangkan potensialitasnya menuju kedewasaan, ia bisa dihargai oleh orang lain dan dirinya sendiri. Telah terbukti bahwa tidak selamanya perasaan tunduk kepada pikiran, bahkan sering terjadi sebaliknya, pikiran tunduk kepada perasaan. Dapat dikatakan bahwa keharmonisan antara pikiran dan perasaanlah yang membuat tindakan seseorang tampak matang dan wajar.
Ketika seseorang mempunyai potensi yang besar pada dirinya maka ia mempunyai kepercayaan diri untuk menjalankan potensi yang ia miliki. Dengan begitu adanya potesi dalam diri seseorang dapat menunjang kesehatan mentalnya .
Teori Kepribadian Sehat
Kepribadian seseorang bisa dinilai dari kemampuannya memperoleh reaksi - reaksi dari berbagai orang dalam berbagai keadaan. Kepribadian yang sehat secara akademisi di pelajari secara mendalam pada psikologi pertumbuhan, yang didalamnya terdapat model - model kepribadian sehat. Sehat merupakan bagian dari harta manusia yang tak ternilai harganya tidak semua orang dapat menikmati kesehatan yang sama, beberapa orang atau sebagian orang mengidamkan kesehatan untuk itulah bagi yang sehat jagalah kepribadian masing – masing dengan baik agar kesehatan pun terus dapat terjaga dan kesehatan dapat dinikmati.
Ada beberapa aliran yang menjelaskan tentang kepribadian sehat yaitu :
• Aliran Psikoanalisis
Tokoh yang pertama kali mencetuskan teori kepribadian sehat menurut Aliran Psikoanalisis adalah Sigmund Freud. Ia disebut sebagai Bapak Psikoanalisis, dilahirkan di Moravia pada tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Pokok-pokok teori Freud mengenai kepribadian yaitu :
Psikoanalisis memiliki tiga penerapan :
1. suatu metoda penelitian dari pikiran.
2. suatu ilmu pengetahuan sistematis mengenai perilaku manusia.
3. suatu metoda perlakuan terhadap penyakit psikologis atau emosional.
Dalam cakupan yang luas dari psikoanalisis ada setidaknya 20 orientasi teoretis yang mendasari teori tentang pemahaman aktivitas mental manusia dan perkembangan manusia. Berbagai pendekatan dalam perlakuan yang disebut " psikoanalitis " berbeda - beda sebagaimana berbagai teori yang juga beragam. Psikoanalisis Freudian, baik teori maupun terapi berdasarkan ide - ide Freud telah menjadi basis bagi terapi - terapi moderen dan menjadi salah satu aliran terbesar dalam psikologi. Istilah psikoanalisis juga merujuk pada metoda penelitian terhadap perkembangan anak.
• Aliran Behavioristik
Behaviorisme juga disebut psikologi S – R (stimulus dan respon). Behaviorisme menolak bahwa pikiran merupakan subjek psikologi dan bersikeras bahwa psokologi memiliki batas pada studi tentang perilaku dari kegiatan-kegiatan manusia dan binatang yang dapat diamati. Teori Behaviorisme sendiri pertama kali diperkenalkan oleh John B. Watson (1879-1958). Menurut penganut aliran ini perilaku selalu dimulai dengan adanya rangsangan yaitu berupa stimulus dan diikuti oleh suatu reaksi beupa respons terhadap rangsangan itu. Salah satu penganut watson yang sangat besar masukannya untuk perkembangan behaviorisme adalah B.F. Skinner. Aliran ini memandang manusia seperti mesin yang dapat dikendalikan perilakunya lewat suatu pengkondisian. Ini menganggap manusia yang meberikan respon positif yang berasal dari luar. Dalam aliran ini manusia di anggap tidak memiliki sikap diri sendiri.
Jadi menurut Behaviorisme manusia dianggap memberikan respons secara pasif terhadap stimulus-stimulus dari luar. Kepribadian manusia sebagai suatu sistem yang bertingkah laku menurut cara yang sesuai peraturannya dan menganggap manusia tidak memiliki sikap diri sendiri.
Kepribadian yang sehat menurut behavioristik:
1. Memberikan respon terhadap faktor dari luar seperti orang lain dan lingkungannya
2. Bersifat sistematis dan bertindak dengan dipengaruhi oleh pengalaman
3. Sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal, karena manusia tidak memiliki sikap dengan bawaan sendiri
4. Menekankan pada tingkah laku yang dapat diamati dan menggunakan metode yang obyektif
• Aliran Humanistik
Teori humanistik ini teori yang paling abstrak, yamg paling mendekati dunia filsafat dari pada dunia pendidikan. Meskipun teori ini sangat menekankan pentingnya “ isi ” dari proses belajar, dalam kenyataan teori ini lebih banyak berbicara tentang pendidikan dan proses dalam bentuknya paling yang paling ideal. Dengan kata lain, teori ini lebih tertarik pada ide belajar dalam bentuknya yang paling ideal dari pada belajar seperti apa adanya, seperti apa yang biasa kita amati dalam dunia keseharian. teori ini sangat bersifat elektrik. Teori apapun dapat dimanfaatkan asal tujuan untuk “ memanusiakan manusia ” ( mencapai aktualisasi diri dan sebagaimana itu ) dapat tercapai.
Dalam praktik , teori diusulkan oleh Ausul (1968) yang di sebut “ belajar bermakna ” atau Meaningful Learning. ( Sebagai catatan, teori Ausubel ini juga dimasukkan ke dala aliran kognitif ).
• Pendapat Allport
Allport pada dasarnya mempunyai pandangan yang optimistik dan penuh harapan mengenai kemanusiaan.ia menolak pandangan psikoanalisis dan behaviorisme mengenai kemanusiaan karena di anggap terlalu dereministik dan mekanistik. ia yakin bahwa takdir dan karakter kita tidak di tentukan oleh motif tidak sadar yang berasal dari awal masa kanak - kanak, namun oleh pilihan yang disadari, yang kita buat di masa sekarang.kita bukanlah sesuatu yang bersifat otomatis, yang bereaksi secara sembarangan terhadap dorongan - dorongan dari sistem penghargaan dan hukuman. kita mampu berinteraksi dengan lingkungan dan membuatnya menjadi reaktif terhadap kita. kita tidak hanya mencari cara untuk menurunkan tekanan, tetapi juga untuk mempertahakan tekanan - tekanan baru, kita menginginkan perubahan dan tantangan serta bersifat aktif, bertujuan dan fleksibel.
Allport (1961) mengadopsi pendekatan kebebasan - terbatas. ia sering mengkritik pandangan - pandangan adanya kebebasan absolute, namun ia juga menentang pandangan psikoanalisis dan behaviorisme yang di anggapnya menyangkal kebebasan memilih.posisi allport kira - kira di pertengahan kedua pandangan tersebut. walupun kebebasan memilih ada, beberapa orang lebih mampu membuat keputusan dari orang lain. orang yang sehat mempunyai lebih banyak kebebasan daripada anak kecil maupun orang dewasa yang sangat terganggu mentalnya. seseorang yang berintelegensi tinggi dan reflektif mempunyai kapasitas untuk bebas memilih dari pada yang beritelegensi rendah dan tidak reflektif. Walapun kebebasan di batasi oleh allport menyatakan bahwa hal tersebut masih dapat di perluas. semakin banyak wawasan mengenai diri sendiri berkembang dalam diri seseorang, kebebasan untuk memilih dari orang tersebut akan lebih besar.semakin objektif seseorang, yaitu semakin banyak penutup mata ( blindfolds ) yang berasal dari perhatian diri dan egoisme yang di hilangkan derajat kebebasannya juga akan semakin besar.
Terakhir, menurut allport kebebasan kita dapat di perluas oleh cara kita memilih apabila kita dengan keras kepala mengikuti suatu rangkaian tindakan yang tidak asing hanya karena terasa lebih nyaman, maka kebebasan kita tetap terbatas. sebaliknya apabila kita mengadaptasi cara kita menyelesaikan masalah dengan pikiran terbuka, maka kita memperluas perspektif kita dan meningkatkan jumlah pilihan alternatif kita, yaitu kita memperluas pilihan kita untuk memilih.
Teori Kepribadian yang sehat menurut allport :
pandangan allport mengenai kemanusiaan cenderung lebih teologi dari pada masa kausalitas. kepribadian, sampai pada taraf tertentu, di pengaruhi oleh pengalaman masa lalu, tetapi perilaku yang membuat kita “ manusia ” adalah yang di motivasi oleh ekspetasi kita mengenai masa depan.dengan perkataan lain, kita adalah pribadi yang sehat sampai pada taraf ketika kita membuat dan mencari tujuan serta aspirasi untuk masa depan. setiap orang berbeda dari yang lain bukan karena mempunyai dorongan dasar yang berbeda, tetapi karena mempunyai tujuan dan intensi yang di bangun sendiri. Pertumbuhan kepribadian selalu terjadi di dalam suatu lingkungan sosial,tetapi allport hanya menempatkan penempatan yang tidak terlalu besar pada faktor sosial. ia menyadari pentingnya pengaruh lingkungan dalam membantu pembentukan kepribadian, tetapi ia menekankan bahwa kepribadian mempunyai kehidupan sendiri. budaya atau kultur dapat mempengaruhi bahasa, moral, nilai, gaya kita, dan lain-lain. tetapi cara kita bereaksi terhadap dorongan - dorongan kultural bergantung kepada kepribadian kita yang unik dan motivasi dasar kita.
• Pendapat Rogers
Memahami dan menjelaskan teori kepribadian sehat menurut Rogers yang meliputi :
- Perkembangan kepribadian “ self ”
- Peranan positive regard dalam pembentukan kepribadian individu
- Ciri - ciri orang yang berfungsi sepenuhya
Perkembangan kepribadian “self”
Inti dari teori - teori Rogers yaitu individu memiliki kemampuan dalam diri sendiri untuk mengerti diri, menentukan hidup, dan menangani masalah - masalah psikisnya. Rogers menerima istilah self dari pengalaman - pengalaman realita masing - masing individu. Dalam setiap bertambahnya umur , anak bisa berubah sifat dan perilaku. Dan seorang ibu bisa memperhatikan perkembangan anak, dari waktu ke waktu dan seorang ibulah yang memelihara dan mendidiknya dan tidak di serahkan kepada baby sister.
Peranan positive regard dalam pembentukan kepribadian individu
Setiap manusia memiliki kebutuhan basic akan kehangatan, penghargaan, penerimaan, pengagungan, cinta, kasih, dan sayang dari orang lain. Kebutuhan ini disebut need for positive regard, Pribadi yang berfungsi sepenuhnya adalah pribadi yang mengalami pengharagaan positif tak bersyarat. Mengapa? Karena ini penting, dihargai, diterima, disayangi, dicintai sebagai seseorang yang berarti tentu akan menerima dengan penuh kepercayaan.
Ciri-ciri orang yang berfungsi sepenuhnya menurut pendapat Rogers
Pertama, orang yang sehat secara psikologis akan lebih mudah beradaptasi
Karena orang psikologis bisa melihat dan menilai sifat - sifat seseorang maka dari itu dia mudah beradaptasi.
Kedua, manusia - manusia masa depan akan lebih terbuka atas pengalaman-pengalaman mereka, manusia masa depan akan lebih mendengar dirinya dan memperhatikan perasaan bahagia, marah, kecewa, ketakutan, dan kelembutan mereka.
Ketiga, dari manusia masa depan adalah kecenderungan untuk hidup sepenuhnya pada masa sekarang. Merujuk kecenderungan untuk hidup pada masa sekarang sebagai kehidupan eksistensial. Manusia masa depan tidak mempunyai kebutuhan untuk menipu diri mereka sendiri ataupun alasan untuk mencoba membuat orang lain kagum.
Keempat, manusia masa depan akan tetap percaya terhadap kemampuan diri mereka untuk merasakan hubungan yang hamonis dengan orang lain.
Kelima, manusia masa depan akan lebih terintegrasi, lebih utuh, tanpa batasan - batasan buatan antara proses kognitif yang dilakukan secara sadar ataupun yang tidak.
Keenam, manusia masa depan mempunyai kepercayaan pada kemanusiaan. Mereka tidak akan menyakiti orang lain hanya untuk kepentingan pribadi, peduli pada orang lain dan akan siap membantu apabila diperlukan, akan mengalami kemarahan, tetapi dapat dipercaya bahwa mereka tidak akan menyerang secara tidak asuk akal melawan orang lain. serta akan merasa agresi, tetapi akan mengalihkannya kearah yang sepatutnya.
Terakhir, karena manusia masa depan terbuka dengan semua pengalaman, mereka akan lebih menikmati kekayaan hidup dari pada orang lain. Mereka tidak mendistori stimulus internal ataupun menahan emosi mereka .
Rogers meberikan lima sifat orang yang berfungsi sepenuhnya :
a. Keterbukaan pada pengalaman
b. Kehidupan eksistensial
c. Kepercayaan terhadap organism sendiri
d. Perasaan bebas
e. Kreatifitas
• Pendapat Maslow
Teori Kepribadian Sehat menurut Abraham Maslow. Pandangan dari Abraham Maslow yang optimistis dan humanistik tentang kodrat manusia ialah mempelajari berapa banyak potensi yang kita miliki untuk perkembangan dan pengungkapan manusia secara utuh. Dalam pandangan humanistik ini, sebenarnya manusia memiliki potensi lebih banyak dari pada apa yang mereka capai.
- Hierarki Kebutuhan Manusia
Menurut Maslow, semua manusia memiliki perjuangan atau kecenderungan yang dibawa sejak lahir untuk mengaktualisasikan diri. Kita didorong oleh kebutuhan - kebutuhan universal dan yang dibawa sejak lahir, yang tersusun dalam suatu tingkat, dari yang paling kuat sampai kepada yang paling lemah. Dengan cara yang sama juga, kebutuhan yang paling rendah dan paling kuat harus dipuaskan sebelum muncul kebutuhan tingkat kedua dan seterusnya naik tingkat sampai muncul kebutuhan yang paling tinggi yakni aktualisasi diri.
- Kepribadian yang Sehat Menurut Maslow
Ada beberapa pendapat Maslow mengenai individu yang sehat itu seperti apa. Maslow menulis tentang manusia yang sehat secara psikiatris " Pertama dan yang paling penting adalah keyakinan yang kuat bahwa manusia memiliki kodratnya sendiri yang hakiki. Kedua, terkandung suatu konsepsi bahwa perkembangan yang benar - benar sehat, normal dan yang dicita - citakan terjadi dalam bentuk mengaktualisasikan kodrat ini, memenuhi potensi - potensi ini ".
Individu yang sehat adalah individu yang berhasil mengembangkan cintanya, bukan lagi diarahkan ke dalam diri sendiri, tetapi bisa diperluas pada orang - orang lain. Individu yang sehat melihat pertumbuhan dan perkembangan orang lain menjadi sama pentingnya pertumbuhan dan perkembangan diri sendiri. Maslow menempatkan rasa tanggung jawab pada orang lain melalui hierarki kebutuhannya, terutama pada kebutuhan untuk mencintai dan dicintai serta kebutuhan untuk mendapatkan penghargaan. Maslow juga menyatakan bahwa pertumbuhan psikologis akan menghasilkan kesehatan psikologis, sedangkan orang yang gagal bertumbuh dengan sendirinya akan mengalami gejala patologi baik mental maupun fisik.
• Pendapat Eric Fromm
Erich Fromm yang pernah menuliskan “ kita adalah orang - orang yang harus menjadi sesuai dengan keperluan - keperluan masyarakat dimana kita hidup ”. Karena kekuatan - kekuatan sosial dan kultur begitu penting, fromm percaya bahwa perlu menganalisis struktur masyarakat. Jadi kodrat masyarakat adalah kunci untuk memahami dan mengubah kepribadian manusia. Apakah suatu kepribadian itu sehat atau tidak sehat tergantung pada kebudayaan yang membantu atau mengambat pertumbuhan dan perkembangan manusia yang positif.
Fromm memberikan suatu gambaran yang jelas tentang kepribadian yang sehat. Orang yang demikian mencintai sepenuhnya, kreatif, memiliki kemampuan - kemampuan pikiran yang sangat berkembang, mengamati dunia dan diri secara objektif, memiliki suatu perasaan identitas yang kuat, berhubungan dengan dan berakar didunia, subjek atau pelaku dari diri dan nasib, dan bebas dari ikatan - ikatan sumbang. Akan tetapi ada salah satu pengertian dimana kepribadian sehat dan produktif benar-benar menghasilkan sesuatu dan merupakan hasil yang sangat penting dari individu, yakni diri. Orang-orang sehat menciptakan diri mereka dengan melahirkan semua potensi mereka, dengan menjadi semua menurut kesanggupan mereka dan memenuhi semua kapasitas mereka.
Kepribadian yang sehat menurut Fromm :
Fromm memberikan suatu gambaran jelas tentang kepribadian yang sehat. Orang yang demikian mencintai seutuhnya, kreatif, memiliki kemampuan - kemampuan pikiran yang sangat berkembang, mengamati dunia dan diri secara obejektif, memiliki suatu perasaan identitas yang kuat, berhubungan dengan dan berakar di dunia, subjek atau pelaku dari diri dan takdir, dan bebas dari ikatan - ikatan sumbang.
Fromm mengemukakan lima kebutuhan yang berasal dari dikotomi kebebasan dan keamanan :
1. Hubungan : Manusia menyadari hilangnya ikatan utama dengan alam dan dengan satu sama lain. Kita mengetahui bahwa kita masing-masing terpisah sendirian, dan tak berdaya. Sebagai akibatnya, kita harus mencari ikatan-ikatan baru dengan orang lain, kita harus menemukan suatu perasaan hubungan dengan mereka untuk menggantikan ikatan-ikatan kita yang hilang dengan alam. Fromm percaya bahwa pemuasan kebutuhan untuk berhubungan atau bersatu dengan orang-orang lain ini sangat penting untuk kesehatan psikologis. Ada beberapa cara untuk menemukan hubungan. Beberapa cara adalah destruktif (tidak sehat), dan cara-cara lainnya konstruktif (sehat). Seseorang dapat berusaha untuk bersatu dengan dunia dengan bersikap tunduk kepada orang lain, kepada suatu kelompok, atau kepada sesuatu yang ideal, seperti Tuhan. Dengan menundukan diri, orang tidak lagi sendirian, tetapi menjadi milik dari seseorang atau sesuatu yang lebih besar daripada dirinya sendiri. Kemungkinan lain seseorang dapat berusaha untuk berhubungan dengan dunia dengan menguasainya, dengan memaksa orang-orang lain tunduk kepadanya. Cara yang sehat untuk berhubunagn dengan dunia adalah melalui cinta. Cinta memuaskan kebutuhan akan keamanan dan juga menimbulkan sesuatu perasaan integritas dan individualitas. Fromm tidak mendefinisikan cinta semata-mata dalam pengertian erotis, definisinya meliputi cinta orangtua terhadap anak, cinta kepada diri sendiri, dan dalam pengertian yang lebih luas, solidaritas dengan semua orang dan mencintai mereka.
2. Trasendensi : Erat hubungannya dengan kebutuhan hubungan ialah kebutuhan manusia untuk mengatasi atau melebihi peranan-peranan pasif sebagai ciptaan. Karena menyadari kodrat kelahiran dan kematian aksidental dan watak eksistensi yang serampangan, manusia didorong untuk melebihi keadaan tercipta menjadi pencipta, pembentuk yang aktif dari kehidupannya sendiri. Fromm percaya bahwa dalam perbuatan menciptakan (anak-anak, ide-ide, kesenian, atau barang-barang material) manusia mengatasi kodrat eksistensi yang pasif dan aksidental, dengan demikian mencapai suatu perasaan akan maksud dan kebebasan. Menciptakan ialah cara ideal atau sehat untuk melebihi keadaan binatang yang pasif yang tidak diterima oleh manusia karena kemampuan pikiran dan daya khayalnya. Tetapi apa yang terjadi apabila seseorang tidak mampu menjadi kreatif ? kebutuhan akan transendensi harus dipuaskan apabila tidak dengan suatu cara yang sehat maka dengan suatu cara yang tidak sehat. Fromm percaya bahwa jalan lain untuk kreativitas ialah destruktivitas. Destruktivitas , misalnya kreativitas, merupakan suatu keterlibatan aktif dengan dunia. Inilah satu-satunya pilihan yang dimiliki seseorang, yakni menciptakan atau membinasakannya, mencintai atau membenci, tidak ada cara-cara lain untuk mencapai transendensi. Destruktivitas dan kreativitas keduanya berakar secara mendalam pada kodrat manusia. Akan tetapi, kreativitas merupakan potensi utama dan menyebabkan kesehatan psikologis.
3. Berakar : Cara yang ideal adalah membangun suatu perasaan persaudaraan dengan sesama umat manusia, suatu perasaan keterlibatan, cinta, perhatian, dan partisipasi dalam masyarakat. Perasaan solidaritas dengan orang-orang lain ini memuaskan kebutuhan untuk berakar, untuk berkoneksi da berhubungan dengan dunia. Cara yang tidak sehat untuk berakar ialah dengan memelihara ikatan-ikatan sumbang masa kanak-kanak dengan ibu. Sedikit banyak, orang yang demikian tidak pernah sanggup meninggalkan rumah dan terus berpegang teguh pada keamanan ikatan-ikatan keibuan. Ikatan-ikatan sumbang dapat meluas melampaui hubungan anak-ibu dan memasukan seluruh kelompok keluarga. Dengan mepertahankan ikatan-ikatan sumbang dalam setiap tingkat, seseorang menutup pengalaman-pengalaman tertentu dan membatasi cinta dan solidaritas hanya untuk beberapa manusia. Situasi ini tidak membiarkan perhatian, pembagian, dan partisipasi penuh dengan dunia pada umumnya yang merupakan suatu syarat untuk kesehatan psikologis. Seseorang yang hanya mencintai beberapa orang, yang merasakan suatu perasaan persaudaraan dengan suatu bagian kemanusiaan yang terbatas, tidak sanggup mengembangkan seluruh potensi manusianya.
4. Perasaan identitas : Manusia juga membutuhkan suatu perasaan identitas sebagai individu yang unik, suatu identitas yang menempatkannya terpisah dari orang-orang lain dalam hal perasannya tentang dia, siapa dan apa. Cara yang sehat untuk memuaskan kebutuhan ini adalah individualitas, proses dimana seseorang mencapai suatu perasaan tertentu tentang identitas diri. Sejauh mana kita masing-masing mengalami suatu perasaan yang unik tentang diri (selfhood) tergantung pada bagaimana kita berhasil memutuskan iaktan-ikatan sumbang dengan keluarga, suku, atau bangsa kita. Orang-orang dengan perasaan individualitas yang berkembang baik mengalami diri mereka seperti lebih mengontrol kehidupan mereka sendiri, dan kehidupan mereka tidak dibentuk oleh orang-orang lain. Dengan cara ini, identitas ditentukan berdasarkan kualitas-kualitas suatu kelompok, bukan berdasarkan kualitas-kualitas diri. Dengan melekat pada norma-norma, nilai-nilai, dan tingkah laku kelompok-kelompok itu, seseorang benar-benar menemukan semacam identitas.
5. Kerangka orientasi : Dasar yang ideal untuk kerangka orientasi adalah pikiran, yakni sarana yang digunakan seseorang untuk mengembangkan suatu gambaran realistis yang objektif tentang dunia. Yang terkandung dalam hal ini ialah kapasitas untuk melihat dunia (termasuk diri) secara objektif, untuk menggambarkan dunia dengan tepat dan tidak mengubahnya dengan lensa-lensa subjektif dari kebutuhan-kebutuhan dan ketakutan-ketakutan orang sendiri. Fromm sangat mementingkan persepsi objektif tentang kenyataan. Semakin objektif persepsi kita, semakin juga kita berhubungan dengan kenyataan, jadi semakin matang dan semakin tangkas pula kita dalam menanggulangi dunia luar. Pikiran harus dikembangkan dan diterapkan dalam semua segi kehidupan. Suatu yang kurang ideal dalam membangun suatu kerangka orientasi adalah lewat irasionalitas. Hal ini, meyangkut suatu pandangan subjektif tentang dunia, peristiwa-peristiwa, dan pengalaman-pengalaman dilihat tidak menurut apa adanya tetapi menurut apa yang diinginkan orang terhadapnya. Tentu saja, suatu kerangka subjektif juga memberikan suatu gambaran dunia. Meskipun kerangka subjektif mungkin merupakan khyalan tetapi tetap riil bagi individu yang mempertahankannya.
Sumber :
• http://idb4.wikispaces.com/file/view/uf4018.2.pdf
• Schultz, D.psikologi pertumbuhan : model – model kepribadian sehat. Yogyakarta: kanisius, 1991.
• http://psyche2nest.wordpress.com/2012/04/26/teori-kepribadian-sehat/
Nama ; Dea Riyanti
NPM : 18511136
Kelas : 2PA10
Rabu, 03 April 2013
Kamis, 10 Januari 2013
FENOMENA TEKNOLOGI
Teknologi adalah semua proses yang dilaksanakan dalam upaya untuk mewujudkan sesuatu secara rasional. Dalam hal ini yang dimaksudkan dengan sesuatu tersebut dapat saja berupa benda atau konsep, pembatasan cara yaitu secara rasional adalah penting sekali dipahami disini sedemikian pembuatan atau pewujudan sesuatu tersebut dapat dilaksanakan secara berulang (repetisi).
Teknologi dalam arti ini dapat diketahui melalui barang-barang, benda-benda, atau alat-alat yang berhasil dibuat oleh manusia untuk memudahkan dan menggampangkan realisasi hidupnya di dalam dunia. Teknologi sebenarnya lebih dari sekedar penciptaan barang, benda atau alat dari manusia selaku homo technicus atau homo faber. Teknologi bahkan telah menjadi suatu sistem atau struktur dalam eksistensi manusia di dalam dunia. Teknologi bukan lagi sekedar sebagai suatu hasil dari daya cipta yang ada dalam kemampuan dan keunggulan manusia, tetapi ia bahkan telah menjadi suatu “dayapencipta” yang berdiri di luar kemampuan manusia, yang pada gilirannya kemudian membentuk dan menciptakan suatu komunitas manusia yang lain.
Teknologi juga penerapan keilmuan yang mempelajari dan mengembangkan kemampuan dari suatu rekayasa dengan langkah dan teknik tertentu dalam suatu bidang. Teknologi merupakan Aplikasi ilmu dan engineering untuk mengembangkan mesin dan prosedur agar memperluas dan memperbaiki kondisi manusia atau paling tidak memperbaiki efisiensi manusia pada beberapa aspek.
Teknologi pada masa kini, telah memungkinkan terciptanya berkomunikasi yang sangat mudah, dengan melalui hp, internet dan lain-lain. Fenomena teknologi tersebut sangat mudah untuk melihat berita misalnya, khususnya internet, yang dapat dijadikan alat yang sangat mudah dan praktis untuk melihat beberapa berita terbaru ditambah internet dapat memudahkan untuk berbelanja dengan sisstem online yang sangat mudah . dimasa sekarang kecanggihan teknologi sudah banyak dinikmati oleh banyak orang dalam hal belajar , pekerjaan , hiburan bahkan berita.
Namun, perkembangan teknologi di Indonesia sekarang-sekarang ini , terlihat sangat pesat, di beberapa tempat-tempat yang dijadikan untuk belajar dan mencari berbagai macam informasi contohnya warnet , game online, pusat perbelanjaan dan tempat hiburan, terlihat dipenuhi oleh kalangan pelajar yang tak kelak selalu datang untuk menghabiskan waktunya dengan bermain game online, dan banyak orang yang menghabiskan waktu di berbagai tempat yang mempunyai teknologi yang baik dapat dijadikan kegiatan keseharian dan terkadang mereka rela untuk mengocek kantong lebih dalam untuk menikmati teknologi sekarang ini.
Kecanggihan teknologi yang semakin berkembang akhir-akhir ini banyak disalah gunakan oleh beberapa kalangan, diantaranya pelajar, baik yang anak-anak hingga yang dewasa, bahkan yang berkeluarga.
Mengenai kebutuhan dan kepuasan dalam menikmati teknologi zaman sekarang banyak orang berfikir bahwa mereka tidak bisa dipisahkan oleh teknologi karena sudah menjadi bagian dari kegiatan dan kehidupan sehari-hari. dalam hal itu tidak ada pembatasan teknologi, kemudian langkah yang sebaiknya dilakukan para pengguna teknologi agar tidak terlalu bergantung pada kecanggihan dan fasilitas teknologi.
Sumber:
www.aingindra.com
Rabu, 07 November 2012
Fenomena di Masyarakat Tentang Interpersonal dan Intrapersonal
Hubungan interpersonal adalah dimana ketika kita berkomunikasi, kita
bukan sekedar menyampaikan isi pesan, tetapi juga menentukan kadar
hubungan interpersonalnya. Jadi ketika kita berkomunikasi kita tidak
hanya menentukan topik melainkan juga menentukan hubungan.
Dari segi psikologi komunikasi, kita dapat menyatakan bahwa makin
baik hubungan interpersonal, makin terbuka orang untuk mengungkapkan
dirinya; makin cermat persepsinya tentang orang lain dan persepsi
dirinya, sehingga makin efektif komunikasi yang berlangsung diantara
komunikan.
Dalam hal interpersonal adalah dimana seseorang memahami dirinya sendiri dan memahami keadaan orang lain apakah kita merasa bahwa kita menerima perlakuan dari orang lain atau tidak menerima karena kurangnya komunikasi antara diri dan oranglain yang belum tentu memahami kita.
Dikehidupan sehari - hari mari kita ambil contoh seperti berikut :
Dalam satu keluarga ada seorang kaka dan adiknya si kaka menginjak kelas 3 SMP dan si adik menginjak kelas 1 SMP , mereka bersekolah di tempat yang bebeda dan si kaka sekolahnya lebih jauh dibanding si adik. Dan dimana kaka dan adiknya selalu diberikan uang jajan oleh ibunya setiap mereka ingin berangkat sekolah. si kaka mendapakan uang jajan sebesar Rp.20.000 dan si adik mendapatkan uang jajan yang sama yaitu sebesar Rp.20.000 juga. awalnya si kaka merasa kenapa dia yang sekolahnya lebih jauh dan lebih tinggi kelasnya mendapatkan uang jajan yang sama dengan si adik yang kelasnya ada dibawahnya, si kaka merasa sang ibu tidak adil karena memberikannya uang jajan sama seperti adiknya. Tetapi dalam keadaan yang sebenarnya sang ibu memberikan uang jajan yang sama pada kedua anaknya adalah agar kedua anaknya ini merasakan hal yang sama atau berfikir bahwa ibunya itu adil dalam memberikan uang jajan kepada mereka. tapi si kaka tidak berfikir demikian ia berfikir bahwa ibunya tidak adil dan seharusnya ia mendapatkan uang jajan yang lebih karena sekolah jauh dan jam sekolah yang lebih lama. seharusnya dalam keadaan interpersonal ini si ibu mengerti keluhan dan kemauan sang kaka karena sang kaka tidak ingin disamakan oleh si adi si kaka pun hanya memendam dengan perasaan kesal karena tidak ingin meminta dan menuntut ibunya untuk menambahkan uang jajan lebih kepadanya.
Dalam hal interpersonal adalah dimana seseorang memahami dirinya sendiri dan memahami keadaan orang lain apakah kita merasa bahwa kita menerima perlakuan dari orang lain atau tidak menerima karena kurangnya komunikasi antara diri dan oranglain yang belum tentu memahami kita.
Dikehidupan sehari - hari mari kita ambil contoh seperti berikut :
Dalam satu keluarga ada seorang kaka dan adiknya si kaka menginjak kelas 3 SMP dan si adik menginjak kelas 1 SMP , mereka bersekolah di tempat yang bebeda dan si kaka sekolahnya lebih jauh dibanding si adik. Dan dimana kaka dan adiknya selalu diberikan uang jajan oleh ibunya setiap mereka ingin berangkat sekolah. si kaka mendapakan uang jajan sebesar Rp.20.000 dan si adik mendapatkan uang jajan yang sama yaitu sebesar Rp.20.000 juga. awalnya si kaka merasa kenapa dia yang sekolahnya lebih jauh dan lebih tinggi kelasnya mendapatkan uang jajan yang sama dengan si adik yang kelasnya ada dibawahnya, si kaka merasa sang ibu tidak adil karena memberikannya uang jajan sama seperti adiknya. Tetapi dalam keadaan yang sebenarnya sang ibu memberikan uang jajan yang sama pada kedua anaknya adalah agar kedua anaknya ini merasakan hal yang sama atau berfikir bahwa ibunya itu adil dalam memberikan uang jajan kepada mereka. tapi si kaka tidak berfikir demikian ia berfikir bahwa ibunya tidak adil dan seharusnya ia mendapatkan uang jajan yang lebih karena sekolah jauh dan jam sekolah yang lebih lama. seharusnya dalam keadaan interpersonal ini si ibu mengerti keluhan dan kemauan sang kaka karena sang kaka tidak ingin disamakan oleh si adi si kaka pun hanya memendam dengan perasaan kesal karena tidak ingin meminta dan menuntut ibunya untuk menambahkan uang jajan lebih kepadanya.
Tapi
memang sulit mewujudkan hubungan yang ideal tentang interpersonal .
Kenyataannya, kita sering berusaha memahami orang lain tetapi merasa
bahwa orang lain itu belum memahami kita penuhnya. Konsep pembagian uang jajan pada anak berikut mungkin akan memperjelas bagaimana kita harus bersikap.
Kembali
ke contoh diatas. Jika asumsinya si kaka
tersebut memiliki uang jajan yang berlebih. Maka setiap hari ia merasakan cukup dan puas karena keperluan dalam uang jajan sudah terpenuhi , yang berarti ibunya telah mengerti penuh pada keinginan dan kemauan pribadi sang anak. Sementara itu, karena ibunya ingin di anggap adil oleh kedua anaknya sehingga ia mencari jalan keluarnya untuk memberikan uang jajan yang sama saja. Untuk kasus yang
demikian, ketika seseorang harus memahami oranglain dengan tepat maka hubungan interpersonalnya akan berjalan dengan baik. lebih gampangnya seperti demikian.
Komunikasi interpersonal pada hakikatnya merupakan proses sosisl seperti yang diuraikan diatas dimana orang orang yang terlibat di dalamnya saling
mempengaruhi.
mempengaruhi.
Selasa, 05 Juni 2012
EKOLOGI DAN DAMPAK IPTEK TERHADAP PERKEMBANGAN MANUSIA
PENGERTIAN
EKOLOGI
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari
interaksi antara organisme dengan lingkungannya dan yang lainnya. Berasal dari
kata Yunani oikos ("habitat") dan logos ("ilmu").
Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk
hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya. Istilah ekologi
pertama kali dikemukakan oleh Ernst Haeckl Dalam ekologi, makhluk hidup
dipelajari sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya.
Pembahasan ekologi tidak lepas dari pembahasan ekologi dengan
berbagai komponen penyusunnya, yaitu factor abiotik dan biotik Faktor abiotik
antara lain suhu, air, kelembaban, cahaya, dan topografi, sedangkan faktor
biotik adalah makhluk hidup yang terdiri dari manusia, hewan, tumbuhan, dan
mikroba. Ekologi juga berhubungan erat dengan tingkatan-tingkatan organisasi
makhluk hidup, yaitu populasi, komunitas, dan ekosistem yang saling memengaruhi
dan merupakan suatu sistem yang menunjukkan kesatuan.
Ekologi merupakan cabang ilmu yang masih relatif baru, yang
baru muncul pada tahun 70-an. Akan
tetapi, ekologi mempunyai pengaruh yang besar terhadap cabang
biologinya. Ekologi mempelajari bagaimana makhluk hidup dapat mempertahankan
kehidupannya dengan mengadakan hubungan antar makhluk hidup dan dengan benda
tak hidup di dalam tempat hidupnya atau lingkungannya. Ekologi, biologi dan ilmu kehidupan
lainnya saling melengkapi dengan zoology dan botani yang menggambarkan hal
bahwa ekologi mencoba memperkirakan, dan ekonomi energi yang menggambarkan
kebanyakan rantai makanan manusia dan tingkat tropik.
Para
ahli ekologi mempelajari hal berikut:
- Perpindahan energi dan materi dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain ke dalam lingkungannya dan faktor-faktor yang menyebabkannya.
- Perubahan populasi atau spesies pada waktu yang berbeda dalam faktor-faktor yang menyebabkannya.
- Terjadi hubungan antarspesies (interaksi antarspesies) makhluk hidup dan hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
Kini para ekolog (orang yang mempelajari ekologi)berfokus
kepada Ekowilayah bumi dan riset perubahan iklim.
Ekologi
dan ekonomi mempunyai banyak persamaan, yaitu sama-sama mempunyai alat
transaksi. Hanya bedanya pada ekologi tidak menggunakan uang sebagai alat
transaksi, melainkan materi, energi dan informasi. Alat transaksi dalam ekologi
tersebut dalam suatu komunitas atau antara beberapa komunitas mendapat
perhatian utama seperti halnya uang dalam ekonomi
Dalam menganalisis tata lingkungan, ekologi
juga menggunakan konsep model lingkaran yang melukiskan proses rumah tangga
lingkungan dan lazim dikenal dengan nama lingkaran energi, materi dan
informasi. Dalam ekologi terdapat pula golongan produsen dan golongan konsumen.
Selama proses pengaliran energi dan materi tidak terganggu, berarti tata
lingkungan masih dalam keseimbangan ekologis.
Bagan
perbandingan ekonomi dengan ekologi EKONOMI EKOLOGI Produsen Lingkungan Uang
Barang Materi Materi + Energi Konsumen Manusia .Hubungan Ekologi dengan Ilmu
lainnya Ekologi adalah bagian dari biologi, namun sangat erat hubungannya
dengan ilmu lain. Didalam kehidupan, manusia tidak hanya memperhatikan materi
energi dan informasi saja, tetapi juga harus mempertimbangkan masukan-masukan
lain, seperti ekonomi, teknologi, sosial, politik dan budaya. Ekologi merupakan
salah satu komponen dalam pengelolaan lingkungan hidup yang harus ditinjau
bersama-sama komponen lain agar keputusanannya selaras dan seimbang.
Ekologi
dapat diibaratkan sebuah poros , tempat pelbagai asas dan konsep aneka ragam
ilmu (sosiologi, epidemiologi, kesehatan masyarakat, geografi, ekonomi,
meteorologi, hidrologi, pertanian, kehutanan, perikanan, peternakan dan
sebagainya) yang terpencar dan terkhususkan dapat digabungkan kembali secara
tunjang menunjang untuk mengatasi masalah yang menyangkut hubungan antara jasad
hidup dengan lingkungan.
Cakupan
Wilayah Kerja Ekologi Miller memberi gambaran batas wilayah kerja ekologi
sebagai suatu model yang berdasarkan atas anggapan bahwa seluruh alam semesta
merupakan suatu ekosistem tersusun dari kelompok-kelompok komponan yang
berkaitan satu sama lain. Masing-masing kelompok merupakan suatu kesatuan
dengan kelompok lainnya. Dalam cakupan wilayah kerja ekologi perlu diketahui
beberapa pengertian antara lain :
Individu
: suatu satuan struktur yang membangun suatu kehidupan dalam bentuk makhluk
hidup Misal dalam sebuah kebun terdapat jambu, pisang, rumput, dsb. setiap
pohon disebut individu Populasi : kumpulan individu suatu spesies makhluk hidup
sama Misal kambing di padang rumput Komunitas : bebebrapa kelompok makhluk
hidup yang hidup bersama-sama dalam suatu tempat secara bersamaan Ekosistem :
tidak hanya mencakup serangkaian spesies tumbuhan saja, tetapi juga segala
bentuk materi yang melakukan siklus dalam sistem itu, dan energi yang menjadi
kekuatan bagi ekosistem. Biosfer : tingkatan organisasi biologi terbesar yang
mencakup semua kehidupan dibumi dan adanya interaksi antara lingkungan fisik
secara keseluruhan.
Ekosistem
Suatu organisme tidak akan dapat hidup mandiri tanpa kehadiran organisme lain
serta mengabaikan sumber daya alam yang merupakan sumber pangan, tempat
perlindungan dan tempat perkembangbiakan. Suatu konsep sentral dalam ekologi
adalah ekosistem, yaitu suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik
antara makhluk hidup dengan lingkungannya (sistem adalah suatu rangkaian
kegiatan atau komponen- komponen yang bekerja secara teratur, saling berkaitan
da merupakan suatu kesatuan utnuk memperoleh suatu hasil tertentu. Ekosistem
terbentuk oleh komponen- komponen hidup dan tak hidup, disuatu tempat dan
berinteraksi dalam satu kesatuan yang teratur.
FUNGSI
EKOLOGI DAN KOMPONEN KOMPONENNYA
1. Ditinjau dari fungsi komponen-komponennya,
ekosistem dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu : Autotrofik : auto berarti
sendiri, trofik berarti menyediakan makanan, jadi berarti organisme yang dapat
mensistesiskan makanannya sendiri atau dapat menyediakan makanannya sendiri.
Organisme tersebut mengubah bahan-bahan organik menjadi bahan anorganik dengan
bantuan energi matahari dalam butir- butir hijau daun atau klorofil.
Heterotrofik : organisme yang hanya dapat memanfaatkan bahan makanan yang
disediakan oleh organisme lainnya.
2. Komponen-komponen yang membentuk
ekologi adalah : Lingkungan abiotik (anorganik), terdiri dari tanah, udara,
sinar matahari yang merupakan medium untuk berlangsungnya kehidupan. Lingkungan
biotik (organik) terdiri dari tumbuhan, binatang, manusia, yang menjadi
penghuni lingkungan abiotik, dibedakan atas : Konsumen Primer, disebut
Herbivora, yaitu makhluk hidup pemakan rumput atau daun-daunan, misalnya
kambing, rusa dan sapi.
3. Konsumen Sekunder, disebut
Karnivora, yaitu makhluk pemakan binatang lain, misalnya harimau dan singa.
Konsumen Tersier, disebut Omnivora, adalah hewan pemakan segala bentuk makanan
(tumbuhan atau binatang), misalnya manusia. Pengurai (perombak, redusen),
disebut Mikrokonsumer, adalah makhluk hidup yang merombak unsur organik seperti
bakteri, atau pemakan bagian yang sudah mati, misalnya cacing.
Perkembangan
dunia iptek yang demikian pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi
kemajuan peradaban umat manusia. Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut
kemampuan fisik cukup besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat
mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot
manusia dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun
dengan telah ditemukannya formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer,
seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai
bidang ilmu dan aktivitas manusia. Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita
capai sekarang benar-benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak
kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia.
Bagi
masyarakat sekarang, iptek sudah merupakan suatu religion. Pengembangan iptek
dianggap sebagai solusi dari permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan
memuja iptek sebagai liberator yang akan membebaskan mereka dari
kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan,
kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula
menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan
bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia
terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat
manusia. Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan
kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya
mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari
sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur
keadilan.
Tentu
saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah
bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.{mospagebreak} Dampak
positif dan dampak negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai
bidang:
1. Bidang
Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi
dan komunikasi telah terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat
kita rasakan dampak positipnya antara lain:
a. Kita akan lebih
cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian
manapun melalui internet
b. Kita dapat
berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan
melalui handphone
c. Kita
mendapatkan layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Disamping
keuntungan-keuntungan yang kita peroleh ternyata kemajuan kemajuan teknologi
tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
a.
Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b.
Penggunaan informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet
yang
bisa disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
c.
Kerahasiaan alat tes semakin terancam Melalui internet kita dapat memperoleh
informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat memperoleh layanan tes
psikologi secara langsung dari internet.
d.
Kecemasan teknologi Selain itu ada kecemasan skala
kecil akibat teknologi komputer. Kerusakan komputer karena terserang virus,
kehilangan berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres
yang terjadi karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
2. Bidang
Ekonomi dan Industri
Dalam
bidang ekonomi teknologi berkembang sangat pesat. Dari kemajuan teknologi dapat
kita rasakan manfaat positifnya antara lain:
1. Pertumbuhan
ekonomi yang semakin tinggi
2. Terjadinya
industrialisasi
3.
Produktifitas dunia industri semakin meningkat
Kemajuan
teknologi akan meningkatkan kemampuan produktivitas dunia industri baik dari
aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan
reinvestasi yang berlangsung secara besar-besaran yang akan semakin
meningkatkan produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, dampak perkembangan
teknologi di dunia industri akan semakin penting. Tanda-tanda telah menunjukkan
bahwa akan segera muncul teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara
individual melakukan kontak langsung dengan pabrik sehingga pelayanan dapat
dilaksanakan secara langsung dan selera individu dapat dipenuhi, dan yang lebih
penting konsumen tidak perlu pergi ke toko.
4. Persaingan
dalam dunia kerja sehingga menuntut pekerja untuk selalu menambah skill dan
pengetahuan yang dimiliki.Kecenderungan perkembangan teknologi dan ekonomi,
akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang
diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan
akan mengalami perubahan yang cepat. Akibatnya, pendidikan yang diperlukan
adalah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang mampu mentransformasikan
pengetahuan dan skill sesuai dengan tuntutan kebutuhan tenaga kerja
yang berubah tersebut.
5. Di bidang
kedokteran dan kemajauan ekonomi mampu menjadikan produk kedokteran menjadi
komoditi Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara
lain;1. terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak
mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan2. Sifat
konsumtif sebagai akibat kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan juga
melahirkan generasi yang secara moral mengalami kemerosotan: konsumtif, boros
dan memiliki jalan pintas yang bermental “instant”.
3. Bidang
Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi
bisa kita lihat
1. Perbedaan
kepribadian pria dan wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin
besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia
pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah
perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.Data yang
tertulis dalam buku Megatrend for Women:From Liberation to Leadership yang
ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa
peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang
memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri,
dan berbagai jabatan penting lainnya.
2.
Meningkatnya rasa percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia
melahirkan fenomena yang menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah
meningkatkan rasa percaya diri dan ketahanan diri sebagai suatu
bangsa akan semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat tidak
lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
3
Tekanan, kompetisi yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi
globalisasi, akan melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja
keras Meskipun demikian kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada
aspek budaya:
1.
Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja
dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya
pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga
masyarakat menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
2. Kenakalan
dan tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan
tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan penting
dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,
pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
3. Pola
interaksi antar manusia yang berubah Kehadiran
komputer pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah
pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka
peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar. Program internet
relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan
kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet)
telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan
saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui
internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan
komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik mengobrol
dengan teman dan orang asing kapan saja.
4. Bidang
Pendidikan
Teknologi mempunyai peran
yang sangat penting dalam bidang pendidikan antara lain:
1. Munculnya
media massa,
khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak
dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
2. Munculnya
metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru
yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi
tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
3. Sistem
pembelajaran tidak harus melalui tatap muka
Dengan kemajuan teknologi
proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru, tetapi bisa
juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.Disamping itu juga muncul
dampak negatif dalam proses pendidikan antara lain:
1.
Kerahasiaan alat tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes
Raven, Differential Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk..
Implikasi dari permasalahan ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah
sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan
pembocoran melalui internet tersebut.
2. Penyalah
gunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak
kriminal. Kita tahu bahwa kemajuan di badang
pendidikan juga mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai
moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan
berusaha menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
5.
Bidang politik
1. Timbulnya
kelas menengah baru Pertumbuhan
teknologi dan ekonomi di kawasan ini akan mendorong munculnya kelas menengah
baru. Kemampuan, keterampilan serta gaya
hidup mereka sudah tidak banyak berbeda dengan kelas menengah di negara-negera
Barat. Dapat diramalkan, kelas menengah baru ini akan menjadi pelopor untuk
menuntut kebebasan politik dan kebebasan berpendapat yang lebih besar.
2. Proses
regenerasi kepemimpinan. Sudah
barang tentu peralihan generasi kepemimpinan ini akan berdampak dalam gaya
dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kebebasan dan persamaan semakin
kental.
3. Di bidang
politik internasional, juga terdapat kecenderungan tumbuh berkembangnya
regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi telah menghasilkan
kesadaran regionalisme. Ditambah dengan kemajuan di bidang teknologi
transportasi telah menyebabkan meningkatnya kesadaran tersebut. Kesadaran itu
akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sehingga regionalisme akan
melahirkan kekuatan ekonomi baru.
Selasa, 03 April 2012
ILMU FISIKA DASAR
ILMU FISIKA DASAR
CONTOH ILMU FISIKA DASAR
MAGNET
Magnet atau magnit adalah suatu obyek yang mempunyai suatu medan magnet. Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki) di mana terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.
Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Materi tersebut bisa dalam berwujud magnet tetap atau magnet tidak tetap. Magnet yang sekarang ini ada hampir semuanya adalah magnet buatan.
Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara (north/ N) dan kutub selatan (south/ S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.
Magnet dapat menarik benda lain. Beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet. Besi dan baja adalah dua contoh materi yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.
ARAH MEDAN MAGNET :




Benda
Macam-macam bentuk magnet,
magnet batang magnet ladam magnet

Magnet dapat diperoleh dengan
Jika baja di gosok dengan sebuah magnet, dan cara menggosoknya dalam arah yang tetap, maka baja itu akan menjadi magnet.

Baja atau besi dapat pula dimagneti oleh arus listrik.
Baja atau besi itu dimasukkan ke dalam kumparan kawat, kemudian ke dalam kumparan kawat dialiri arus listrik yang searah. Ujung-ujung sebuah magnet disebut Kutub Magnet. Garis yang menghubungkan kutub-kutub magnet disebut sumbu magnet dan garis tegak lurus sumbu magnet serta membagi dua sebuah magnet disebut garis sumbu.

Sebuah magnet batang digantung pada titik beratnya. Sesudah keadaan setimbang tercapai, ternyata kutub-kutub batang magnet itu menghadap ke Utara dan Selatan.
Kutub magnet yang menghadap ke utara di sebut kutub Utara.
Kutub magnet yang menghadap ke Selatan disebut kutub Selatan.
Hal serupa dapat kita jumpai pada magnet jarum yang dapat berputar pada sumbu tegak ( jarum deklinasi ).
Kutub Utara jarum magnet deklinasi yang seimbang didekati kutub Utara magnet batang, ternyata kutub Utara magnet jarum bertolak. Bila yang didekatkan adalah kutub selatan magnet batang, kutub utara magnet jarum tertarik.

Kesimpulan : Kutub-kutub yang sejenis tolak-menolak dan kutub-kutub yang tidak sejenis tarik-menarik
Jika kita gantungkan beberapa paku pada ujung-ujung sebuah magnet batang ternyata jumlah paku yang dapat melekat di kedua kutub magnet sama banyak. Makin ke tengah, makin berkurang jumlah paku yang dapat melekat.
Kesimpulan : Kekuatan kutub sebuah magnet sama besarnya semakin ke tengah kekuatannya makin berkurang.
HUKUM COULOMB.
Definisi : Besarnya gaya tolak-menolak atau gaya tarik menarik antara kutub-kutub magnet, sebanding dengan kuat kutubnya masing-masing dan berbanding terbalik dengan kwadrat jaraknya.

F = gaya tarik menarik/gaya tolak menolak dalam newton.
R = jarak dalam meter.
m1 dan m2 kuat kutub magnet dalam
Nilai
Nilai permeabilitas benda-benda, ternyata tidak sama dengan permeabilitas hampa.
Perbandingan antara permeabilitas suatu zat debgan permeabilitas hampa disebut permeabilitas relatif zat itu.
mr
PENGERTIAN MEDAN MAGNET.
Medan magnet adalah ruangan di sekitar kutub magnet, yang gaya tarik/tolaknya masih dirasakan oleh magnet lain.
Kuat Medan ( H ) = ITENSITY.
Kuat medan magnet di suatu titik di dalam medan magnet ialah besar gaya pada suatu satuan kuat kutub di titik itu di dalam medan magnet m adalah kuat kutub yang menimbulkan medan magnet dalam Ampere-meter. R jarak
Garis Gaya.
Garis gaya adalah : Lintasan kutub Utara dalam medan magnet atau garis yang bentuknya demikian hingga kuat medan di tiap titik dinyatakan oleh garis singgungnya.
Sejalan dengan faham ini, garis-garis gaya keluar dari kutub-kutub dan masuk ke dalam kutub Selatan. Untuk membuat pola garis-garis gaya dapat dengan jalan menaburkan serbuk besi disekitar sebuah magnet.
Gambar pola garis-garis gaya.

Rapat Garis-Garis Gaya ( FLUX DENSITY ) = B
Definisi : Jumlah garis gaya tiap satuan luas yang tegak lurus kuat medan.
Kuat medan magnet di suatu titik sebanding dengan rapat garis-garis gaya dan berbanding terbalik dengan permeabilitasnya.
B = rapat garis-garis gaya.
H = Kuat medan magnet.
catatan : rapat garis-garis gaya menyatakan kebesaran induksi magnetik.
Medan magnet yang rapat garis-garis gayanya sama disebut : medan magnet serba sama ( homogen )

Bila rapat garis-garis gaya dalam medan yang serba sama B, maka banyaknya garis-garis gaya (
Diamagnetik Dan Para Magnetik.
Sehubungan dengan sifat-sifat kemagnetan benda dibedakan atas Diamagnetik dan Para magnetik.
Benda magnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen, ujung-ujung benda itu mengalami gaya tolak sehingga benda akan mengambil posisi yang tegak lurus pada kuat medan. Benda-benda yang demikian mempunyai nilai permeabilitas relatif lebih kecil dari satu. Contoh : Bismuth, tembaga, emas, antimon, kaca flinta.
Benda paramagnetik : bila ditempatkan dalam medan magnet yang tidak homogen, akan mengambil posisi sejajar dengan arah kuat medan. Benda-benda yang demikian mempunyai permeabilitas relatif lebih besar dari pada satu. Contoh : Aluminium, platina, oksigen, sulfat tembaga dan banyak lagi garam-garam logam adalah zat paramagnetik.
Benda feromagnetik : Benda-benda yang mempunyai effek magnet yang sangat besar, sangat kuat ditarik oleh magnet dan mempunyai permeabilitas relatif sampai beberapa ribu. Contoh : Besi, baja, nikel, cobalt dan campuran logam tertentu ( almico ).
Sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)